Selamat Datang di LJM-UMS

Lembaga Penjaminan Mutu (LJM)-UMS, Lembaga yang dulunya bernama QAC ini merupakan lembaga penjaminan mutu tingkat universitas di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). QAC secara resmi berdiri sejak tahun 2005 pada saat UMS menerima hibah Technological and Professional Skills Development Project (TPSDP). Meski demikian semacam lembaga penjaminan mutu telah ada di UMS sejak tahun 2001 yang pada saat itu cakupan tugasnya masih spesifik mengurusi akreditasi program studi (Prodi). Tugas harian QAC dijalankan oleh seorang Ketua QA, bekerja secara terintegrasi dan komprehensif dengan para Ketua Penjaminan Mutu Prodi (KaPMP) di bawah koordinasi Wakil Rektor (WR) I. Saat ini fokus utama dari kegiatan penjaminan mutu diprioritaskan pada bidang akademik proses pembelajaran . Selanjutnya secara bertahap kegiatan penjaminan mutu akan merambah bidang akademik lainnya yaitu penelitian dan pengabdian masyarakat, serta akhirnya bidang non-akademik (keuangan, administrasi, dll). Pada akhirnya target utama QAC ke depan adalah terbentuknya sistem penjaminan mutu yang sistematis dan terpadu baik bidang akademik dan non-akademik di lingkungan UMS.

Workshop Penyusunan Kurikulum Prodi di UMKT Samarinda

5-6/9 LJM mendapat kepercayaan untuk mengisi agenda Workshop di Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT), diwakili oleh ibu Nur Hidayati, Ph.D dari Kabid Pengendalian Sistem dan yang berpengalaman dalam pengembangan Kurikulum di Universitas Muhammadyah Surakarta. UMKT adalah Universitas baru di bawah PTM dengan ijin operasional sejak 28 Agusutus 2017 dengan 16 prodi  diantaranya 6 prodi lama dan 10 prodi  baru  terdiri dari gabungan Stikes Muhammadiyah dan STIE Muhammadiyah.

Perumusan RPPS th. 2017-2018

Sebagai bentuk dari pengembangan mutu yang berkelanjutan untuk ketiga kalinya (16/8) dari perumusan RPPS tahun implementasi 2017-2018, diadakan di ruang BPH, mengejar tayang dari penyelenggaraan pendanaan sarpras dan aktifitas pendidikan di UMS, maka kegiatan ini diakhiri dengan launching pada pertemuan RTM sebagai tambahan sosialisasi kegiatan RPPS dalam bentuk panduan yang telah di upload pada tanggal 31 Agustus bertepatan dengan penyelenggaraan kegiatan RTM. Beberapa tambahan dan perubahan dari pengembangan program RPPS ini adalah ..

BKD Semester Genap 2016-2017

 

Bertempat di Auditorium gedung Siti Walidah UMS lantai VII, kegiatan BKD diadakan selama tiga hari pada tanggal 12,14,15 Agustus 2017. BKD tersebut di hadiri oleh 86 tim assessor dari UMS, UMS masih mengunakan tiga orang assessor dari UNS yakni Prof. Tulus Haryono, Prof. Adi Sulistyono dan Prof. Dr. Asri Laksmi Riani, MS.untuk mengassessori guru besar di UMS. 

Empat bidang yang dinilai pada kegiatan BKD yang rutin dilaksanakan tiap bulan Februari dan Agustus, yakni bidang pendidikan-pengajaran; penelitian; pengabdian masyarakat dan penunjang. Beban kerja tersebut harus memenuhi standar sepadan dengan 12 (dua belas) SKS hingga 16 (enam belas SKS) pada tiap semester sesuai kualifikasi akademik masing-masing.  

Perlunya evaluasi kinerja dosen pada tiap akhir semester ini merupakan wujud dari akuntabilitas kinerja dosen kepada pihak pemangku kepentingan yang berwenang. Selain itu juga dapat dipakai sebagai acuan dan referensi dosen-dosen lain mengenai standar tugas professional dosen yang kompeten pada bidangnya. “Tugas professional dosen mencakup komptensi pedagogic, profesionalisme, pengabdian dan social yang dibutuhkan dalam praktek nyata sehari-hari,”  dan kini UMS telah memiliki pengajar bersertifikat berjumlah 372 dosen berdasarkan nomor urut universitas sedangkan aktual berjumlah 369 dosen (kopertis). 

Audit RPPS Akhir tahun 2016-2017

7/8 Audit atau pemeriksaan dalam arti luas bermakna evaluasi terhadap suatu organisasi, sistem, proses, atau produk. Audit dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, objektif, dan tidak memihak, yang disebut auditor. menurut definisi Arens dan Loebbecke audit adalah suatu proses pengumpulan serta pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang bisa diukur mengenai entitas bisnis yang dilakukan oleh pihak yang independen dan kompeten untuk bisa menentukan serta melaporkan kesesuaian informasi dengan kriteria yang sudah ditetapkan. Audit internal yang dilaksanakan di UMS merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh perguruan tinggi untuk menjamin terselenggaranya proses penjaminan mutu yang berkelanjutan. 

Kesesuaian dengan definisi di atas Audit internal yang dilaksanakan rutin setiap 6 bulan sekali di UMS, dimaksudkan untuk meninjau tingkat kesesuaian dan efektivitas penerapan system manajemen mutu yang telah ditetapkan dan menjadi dasar arah strategi dan sasaran mutu. Selain itu, dalam audit internal akan dievaluasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah diusulkan fakultas/prodi/unit melalui RPF/RPPS dan RPU. Tujuan yang ingin dicapai adalah mengetahui kinerja Fakultas, Prodi dan Unit di UMS dalam melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan dalam RPPS/RPF/RPU dan pencapaian key performance indicator (KPI) dan sasaran mutu masing-masing Fakultas, Prodi dan Unit. Sebagai dampaknya adalah terlaksananya sistem manajemen mutu dan terjaminnya kualitas tata kelola di setiap Fakultas, Prodi dan Unit. Audit dilaksanakan secara resmi adalah dari tanggal 31 Juli – 8 Agustus 2017. Insert gambar audit RPU di Lembaga Penjaminan Mutu (LJM).

Akreditasi A untuk UMS

Universitas Muhammadiyah Surakarta telah resmi menyandang Akreditas A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) pada Sabtu, (22/7). Bertempat di gedung Induk Siti Walidah UMS lantai 7.

Acara yang berlangsung bersamaan dengan rangkaian acara Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta & Pimpinan Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Kopertis VI Rayon II Tahun 2017, dihadiri oleh Aris Junaidi, Direktur Penjamin Mutu Ristekdikti, Sofyan Anif, Rektor UMS, A. Dahlan Rais, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dwi Yuwono Puji Sugiharto, Koordinator Kopertis VI, dan beberapa pejabat perguruan tinggi lainnya. 

Pada saat ini tercatat 55 Perguruan Tinggi di Indonesia yeng telah terakreditasi A, namum pada hari ini UMS telah mencatatkan data baru dengan total perguruan tinggi terakreditasi A menjadi 56 Perguruan Tinggi. Selamat bagi Universitas Muhmmadiyah Surakarta.

Setelah mendapat akreditas A, kedepanya UMS akan meningkatkan mutu kualitas baik dari sisi akademik maupun pelayanan agar prestasi yang membanggakan ini senantiasa terjaga dikemudian hari.


SPMI bagi Prodi

8/7 Sosialisasi SPMI Dilaksanakan dilantai 7 Gedung Siti Walidah, kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan koordinasi lembaga kepada pihak pemangku jabatan Sekprodi II terkait penjaminan mutu internal,  dengan dilaksanakannya kegiatan SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal) diharapkan terjadi persamaan persepsi terkait SPMI dengan susunan baru penjaminan mutu internal dalam hal ini Sekprodi II dan melahirkan konsolidasi kegiatan serta perencanaan kegiatan penjaminan mutu internal di UMS ke depan, sehubungan tantangan kedepan dengan diterapkannya akreditasi SAPTO, beberapa usulan yang masuk adalah pembuatan template standar untuk borang dan ketersediaannya data terkait universitas.

Audiensi dengan pimpinan, prodi dan LJM

Selasa, 6/6-17 sesuai dengan program kegiatan Gugus penjaminan mutu untuk mengadakan pertemuan mandiri per bulan maka LJM menginisiasinya dengan mengadakan audiensi antara pimpinan, prodi dan LJM untuk membahas permasalahan-permasalahan dalam bidang akademik. Diawali oleh gugus penjaminan mutu B (FIK, FF, FK, FKg) dilanjut oleh gugus penjaminan mutu C (FT, FKI, F. Geografi) dan ditutup oleh gugus penjaminan mutu D (FKIP, FAI), semua membahas tentang peningkatan mutu pelayanan bidang I akademik (PID, RPPS, dll)

Pelatihan E-Learning kelas Intermediate (Level II)

Sabtu, 3/6-17 E-Learning Level II (Intermediate ) diadakan untuk meningkatkan skill dari pengguna actif e-learning dikalangan dosen UMS, kegiatan ini dilaksanakan di Laboraturium komputer Teknik Mesin FT-UMS, mengawali dari kegiatan tersebut direfress kembali tentang pembelajran e-learning tahap I sehingga peserta diajak mengingat kembali akhir dari perencanna pembelajaran e-learning, pada tahap ke-2 ini pembelajaran e-learning lebih mengedepankan konteks dalam menjalin komunikasi pembelajaran yang lebih intens dengan mahasiswa dan tugas-tugas dan pemberian penilaian akhir.

Klinik RPS

Senin, 22/5-17. Sebagai bentuk tanggung jawab LJM dalam mengimplementai kurikulum KKNI maka diadakanlah semacam klinik atau pendampingan penyusunan RPS (Rencana Pembelajaran Semester), klinik dimasudkan untuk menambah khasanah bagi penyusun kurikulum baik yang masih dalam proses penyusunan maupun yang sudah menyelesaikan penyusunan, didampingi oleh narasumber  Bp. Prof. Dr. Budi Murtiyasa, M.Kom. acara berjalan  dengan sambung menyambung pertanyaan dari peserta, disamping pemeragaan tata susun kurikulum secara display juga dipaparkan sejumlah kekurangan dari para penyusun RPS sebelumnya terutama dalam pemilihan kata maupun kalimat, demikian pendapat dari tim kurikulum ibu Nur Hidayati, Ph.D.

Workshop Active Learning

Sabtu, 6/5 bertempat di Ruang kuliah Kelas Internasional, P2AI-LJM (dahulu P3AI) mengadakan Workshop Active Learning atau Pelatihan Metode Pembelajaran Partisipatif diikuti oleh 20 peserta darii dosen-dosen baru Universitas Muhammadiyah Surakarta, selama 9 jam dari jam 8.00-17.00 WIB, dilaksanakan dengan sukacita dan gembira didampingi oleh Bp. Dr. Abdullah ALy, M.Ag dan Ibu Dr. Nisa Rachmah Nur Anganti,  bergantian mengisi peran dalam pelatihan tersebut.

 
Copyright © 2012 LJM-UMS