MENYAMBUT MASA UJIAN AKHIR SEMESTER (2)

Kehadiran adalah Komitmen

Saat mulai diberlakukannya minimal kehadiran mahasiswa dalam perkuliahan sebagai syarat mengikuti ujian, QAC-P3AI UMS menerima beragam tanggapan dari mahasiswa. Tanggapan itu disampaikan baik secara lisan dan bahkan secara tertulis.

Kebanyakan mahasiswa menyampaikan keberatannya pemberlakukan minimal kehadiran ini dengan alasan aturan tersebut akan mengganggu kegiatan ekstra kurikuler. Pada prakteknya, Alhamdulillah mahasiswa ternyata menikmati aturan tersebut. Lihat saja semester ini mahasiswa UMS berlomba untuk mengikuti aturan tersebut dengan hadir pada perkuliahan. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa mempunyai komitmen belajar.

Mengapa perlu kehadiran mahasiswa? Jawabannya terutama karena di UMS menyelenggarakan pendidikan penuh waktu (Full Time) bukan paruh waktu (Part Time). Artinya hampir semua materi perkuliahan berada di dalam kelas termasuk arahan/petunjuk bagi mahasiswa untuk melengkapi pengetahuan dari luar kelas. Berbeda pada pola pendidikan paruh waktu yang boleh dikatakan “sesempatnya” mahasiswa sehingga masa studinya juga lebih lama. Komitmen mahasisa untuk belajar penuh waktu, salah satunya ditunjukkan dengan kehadiran dalam perkuliahan.

Pada pendidikan penuh waktu seperti di UMS maka kehadiran dalam perkuliahan menunjukkan komitmen dalam kesediaan menuntut ilmu secara penuh waktu. Aturan mengenai komitmen ini atau minimal kehadiran dalam perkuliahan sebetulnya bukan aturan baru di UMS. Saat pertengahan 90-an, aturan ini juga berlaku di UMS. Mungkin untuk lebih memantapkan sehingga UMS “meresmikan” aturan ini mulai tahun lalu.

Perguruan tinggi lain juga menerapkan aturan yang sama dan umumnya dengan batasan minimal 75% dan 80 %. Bila kita coba melalui search engine dengan kata kunci “mahasiswa minimal hadir” maka ribuan hasil temuan kita dapatkan. Beberapa halaman awal temuan tersebut menunjuk bahwa kehadiran minimal mahasiswa dituntut di semua perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan penuh waktu. ITS, IPB, STIE Malangkucecwara, UPI, ISI Surakarta, UMS, Universitas Tadulako, Universitas Jember, Universitas Trsisakti, Universitas Atmajaya, UNS, UGM, USU, ITB, Unika Soegijapranata, Universitas Petra, dan masih banyak lagi kalau kita rajin membukanya. Demikian juga di perguruan tinggi di luar negeri, bila kita mengambil pendidikan penuh waktu maka komitmen itu ditunjukkan dengan kehadiran dalam perkuliahan yang diambil.

 
Copyright © 2012 LJM-UMS