Penyegaran materi SMM bagi GJM

(14/6-14) Kegiatan ini lebih banyak kepada sharing pengalaman dan refreshing menguatkan kembali dikarenakan sebagian  anggota GJM adalah merupakan eks-KaPMP terdahulu, dan Sistem Manajemen Mutu (SMM) sudah terintegrasi dalam pengelolaan pendidikan, sehingga kegiatan ini adalah sebagai modal dan pengawal penjaminan mutu pada tingkat fakultas dan prodi, pada kesempatan ini materi dibagi menjadi tiga sesi yaitu sistem penjaminan mutu pt/ums, pengelolaan dokumen dan audit.

Mutu dalam definisi dan standart/spek pt (dikti), dan iso concern dalam pelayanan mutu kepada stakeholder, bersifat dinamis. Fokus mutu adalah pada proses, karena itu perlu pengawalan agar tercapai mutu yang diharapkan, sebagai contoh aspek biaya pada stake holder diharapkan mutu juga baik dan dapat diterima dalam dunia kerja (indikator/tuntutan user),  disamping itu sebagai efektifitas dan efesiensi perguruan tinggi itu sendiri.

Sistem Manajemen Mutu (iso) adalah suatu kegiatan yang terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi dalam hal mutu, sehingga didapat suatu budaya mutu yang semakin baik (kebiasaan/habit).

Sistem Manajemen Mutu (pt) adalah suatu proses penetapan standart, pelaksanaan dan pengendalian peningkatan standart perguruan tinggi secara konsisten (berkesinambungan), sehingga stakeholder internal dan eksternal, dosen dan staf memperoleh kepuasan, (sesuai visi misi  pengelolaan pt ums). Biasa dilakukan oleh internal, BAN, BA Mandiri kesehatan (borang).

Sedangkan Model pelaksanaannya menganut system PDCA (Plan,Do, Check and Action),

Pengendalian Dokumen tugas GJM

  1. Mengkoordinasikan usulan perubahan pada dokumen mutu (Manual Mutu, Prosedur Mutu, Instruksi Kerja, dan Formulir) dengan LJM.
  2. Mengkaji status usulan perbaikan dari unit yang akan distandarkan baik secara kuantitas maupun secara kualitas.
  3. Membantu LJM dalam menyiapkan dokumen mutu.
  4. Membantu LJM menjelaskan kepada semua personil yang terkait dalam setiap Prosedur dan Rencana Mutu tentang bagaimana Prosedur/Rencana Mutu tersebut dijalankan untuk menjamin bahwa semua personil terkait telah mengerti kewajiban yang harus mereka lakukan diwilayah kerja masing-masing.

 

Audit

Mutu itu di rencanakan, didisain, diorganisasi/manage, (untuk produk dan layanan sudah biasa), siapa yang bertanggung jawab adalah Top Manajemen, Organisasi Penjaminan Mutu (OJM) menerapkan kaidah-kaidah penjaminan mutu, terdiri dari sasaran mutu, standart mutu, SOP dan mematuhinya secara professional.

 
Copyright © 2012 LJM-UMS