21 Butir Standar Mutu Pelaksanaan PBM di Universitas Muhammadiyah Surakarta

(Hasil Raker Bidang Akademik UMS 11-12 Agustus 2008)

  1. Setiap dosen melakukan kegiatan PBM berdasarkan RMP yang telah disusun sesuai dengan standar mutu penyusunan RMP.
  2. Pada awal kuliah, dosen menjelaskan RMP kepada mahasiswa dan membuat kontrak belajar dengan mahasiswa.
  3. Dosen menerapkan metode-metode mengajar dan usaha-usaha lainnya untuk merangsang keaktifan mahasiswa dalam belajar
  4. Dosen memanfaatkan jam mengajar secara optimal sesuai dengan ketentuan dalam sistem SKS
  5. Setelah kegiatan tatap-muka, dosen mengisi jurnal kuliah sesuai form yang telah tersedia, secara online atau manual, jurnal ditandatangani oleh perwakilan mahasiswa.
  6. Dosen membuat catatan pribadi (evaluasi diri) atas pelaksanaan PBM yang telah dilakukan, untuk bahan penyempurnaan RMP dan untuk meningkatkan mutu pembelajarannya di masa mendatang
  7. Dosen melakukan kegiatan tatap-muka 100% dari jumlah tatap-muka yang direncanakan dalam RMP.
  8. Apabila pelaksanaan tatap-muka kurang dari 100% dosen wajib melakukan perkuliahan tambahan di luar jadwal yang ditetapkan
  9. Dosen senantiasa mengembangkan materi ajar dan meningkatkan kualitas metode mengajarnya.
  10. Dosen senantiasa bersedia melayani konsultasi belajar mahasiswa baik di dalam maupun di luar kelas
  11. Dosen senantiasa bersikap terbuka menerima masukan, saran, atau feedback dari sejawat, pihak manajemen, atau mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri.
  12. Dosen melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat
  13. Dosen bersikap ramah, penuh perhatian dan menjadi teladan yang baik bagi mahasiswa, berdasarkan nilai keislaman dan kemuhmmadiyahan.
  14. Dosen senantiasa bersikap kooperatif dan apresiatif terhadap kegiatan rekam data dalam rangka peningkatan kualitas pembelajaran.
  15. Dosen melakukan tugas mengajar sesuai dengan kompetensi yang dimiliki (UU No. 14/2005)
  16. Beban SKS dosen maksimum 16 SKS
  17. Jumlah mahasiswa perkelas maksimal 50 mahasiswa.
  18. Evaluasi hasil belajar dilakukan berdasarkan pada UTS, UAS, Kehadiran, Partisipasi, dan Tugas.
  19. Mahasiswa berhak memperoleh penjelasan atas hasil penilaian dosen.
  20. Kelas Besar dapat diberlakukan pada matakuliah tertentu dengan syarat sarana dan prasarana memadai.
  21. Dosen yang tidak memenuhi standar mutu mendapat punishment.
 
Copyright © 2012 LJM-UMS