Pelayanan

Mulai tahun 2001 UMS telah mengadopsi sistem pembelajaran aktif dengan mengimplementasikan Problem-Based Learning, atau Project-Based Learning. Center for Teaching ang Learning (CTL) Fakultas Agama Islam UMS telah mengimplementasikan sistem PBL untuk peningkatan kualitas dosen. Upaya ini dilaksanakan melalui workshop dan telah memiliki 35 dosen alumni workshop. Program ini memungkinkan untuk dikembangkan lebih lanjut oleh center yang berskala universitas untuk menjangkau seluruh dosen.



Penerapan metode pembelajaran Aktif (active learning) sudah mulai diterapkan di beberapa kelas oleh para dosen alumni workshop Higher Education course design. Namun penerapannya masih dalam skala yang terbatas, disamping modul workshop tersebut masih perlu dievaluasi. Kegiatan evaluasi terhadap kebijakan-kebijakan UMS yang berkaitan dengan sistem/proses pembelajaran masih lemah dan belum dilakukan penanganan secara intensif oleh suatu lembaga khusus semacam QAC-UMS



Tingkat Kepuasan Secara Umum


No
Tingkat kepuasan
Prosentase
1.
Sangat Puas
6.83 %
50.09 %
2.
Puas
42.26 %
3.
Tidak Puas
46,93 %
49.91 %
4.
Sangat Tidak Puas
2.99 %
Jumlah TOTAL
100 %
100 %

Sumber: M. Thoyibi et. Al. Tingkat Kepuasaan Mahasiswa Universitas Muhammadi-yah Surakarta Tahun 2003. Surakarta: Lembaga Penelitian Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tidak dipublikasikan. 2003.



Tingkat Kepuasan Mahasiswa Per-Fakultas


No
Fakultas
Tingkat kepuasan (%)
1. Pasca Sarjana
100 %
2. Psikologi
71.43 %
3. Hukum
65.22 %
4. Agama Islam
62.50 %
5. Keguruan dan Ilmu Pendidikan
49.48 %
6. Teknik
43.60 %
7. Farmasi
37.66 %
8. Ekonomi
35.46 %
9. Kedokteran
35.44 %
10. Geografi
34.38 %

Sumber: M. Thoyibi et. Al. Tingkat Kepuasaan Mahasiswa Universitas Muhammadi-yah Surakarta Tahun 2003. Surakarta: Lembaga Penelitian Universitas Muhammadiyah Surakarta. Tidak dipublikasikan. 2003.



Mencermati keberadaan QAC-UMS di atas, maka dapat dideskripsikan bahwa kelembagaan QAC-UMS sebagai P3AI saat ini berada dalam posisi:

Fair organization, high commitment, potential of quality services, high support



Bagan berikut ini menggambarkan keadaan QAC-UMS di Tahun 2005 dan keadaan QAC-UMS yang diharapkan pada Tahun 2007, setelah program-programnya diimplementasikan.


Keadaan pada Tahun 2005 diharapkan akan dapat ditingkatkan dan dikembangkan sehingga dalam jangka 2 tahun (2007) berhasil mencapai point of reference sebagai Good organization, High commitment, Partly Capable of quality services, High support.


Selanjutnya, proses perkembangan QAC-UMS sebagai P3AI dapat digambarkan dalam bagan berikut:

Perkembangan QAC-UMS sebagai P3AI


Point of reference kelembagaan P3AI UMS yang diharapkan akan terwujud di masa depan adalah sebagai organisasi yang: (1) memiliki leadership, visi dan misi yang jelas dan kuat, (2) didukung oleh staff yang expert, (3) memiliki struktur organisasi dan job diskription yang jelas, (4) kinerja para staff berlangsung sinergis dan dinamis, (5) memiliki sistem administrasi yang handal, (6) memiliki fasilitas kerja yang mendukung, (7) memiliki otonomi dalam mengelola anggaran, (8) memiliki networking yang kuat dengan intra dan ekstra institusi P3AI, dan (9) didukung dan difungsikan oleh universitas dan stakeholders.

 
Copyright © 2012 LJM-UMS